Mekanisme Perubahan Kebudayaan
Berlangsungnya proses perubahan kebudayaan sangat dipengaruhi oleh dua hal, yakni:(1) adanya faktor-faktor yang mendorong terjadinya perubahan, dan
(2) adanya saluransaluran perubahan.
Terdapat dua faktor yang mendorong terjadinya perubahan kebudayaan. Pertama, faktor internal, yakni faktor yang berasal dari dalam masyarakat itu sendiri, antara lain:
(a)berkembangnya rasa ketidakpuasan terhadap sistem kebudayaan yang ada,
(b) adanya individu-individu yang menyimpang dari sistem nilai budaya yang ada, dan
(c) adanya penemuan-penemuan baru yang dapat diterima secara luas di kalangan masyarakat yang bersangkutan.
Kedua, faktor eksternal, yakni faktor yang berasal dari luar masyarakat. Termasuk ke dalam faktor eksternal antara lain adalah:
(a) terjadinya kontak dengan kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat lain,
(b) terjadinya bencana alam yang merusak lingkungan tempat kebudayaan tersebut tumbuh dan berkembang, dan
(c) terjadinya peperangan yang dapat mengembangkan dan/atau mematikan suatu kebudayaan.
Kemajuan kebudayaan yang dicapai oleh suatu masyarakat tidak dapat dilepaskan dari beberapa komponen, yaitu:
(a) adanya kepemimpinan yang mantap,
(b) adanya stabilitas sosial pada masyarakat yang bersangkutan,
(c) adanya saluran-saluran yang memungkinkan terjadinya perubahan.
Saluran-saluran kebudayaan yang dimaksud di antaranya adalah lembaga sosial, lembaga politik, lembaga keagamaan, lembaga pendidikan, dan sebagainya.
Perubahan kebudayaan dapat terjadi dalam beberapa bentuk, seperti difusi, inovasi, asimilasi, dan akulturasi. Difusi merupakan suatu penyebaran unsur-unsur kebudayaan dari pihak yang satu menuju pihak yang lainnya, misalnya tersiarnya ide-ide baru melalui siaran radio, televise, internet, koran, dan sebagainya. Inovasi merupakan proses perubahan yang bersumber dari adanya penemuan-penemuan baru yang terdapat di dalam masyarakat itu sendiri.
Asimilasi merupakan proses bercampurnya kebudayaan antara dua masyarakat atau lebih yang saling berdekatan yang terjadi secara terus menerus dalam waktu yang cukup lama. Proses asimilasi ini akan melahirkan suatu bentuk kebudayaan baru yang merupakan konbinasi dari masing-masing karakter kebudayaan yang saling mempengaruhi. Akulturasi merupakan proses bercampurnya kebudayaan asing dengan kebudayaan setempat yang bersifat melengkapi. Proses akulturasi tidak mengubah ciri khas dari budaya setempat.
Wednesday, November 13, 2019
Masyarakat Multikultural
Sosiologi
0 Response to Mekanisme Perubahan Kebudayaan
Post a Comment